Menolak Obati Suami, Istri Dibunuh 

Menolak Obati Suami, Istri Dibunuh 
Celotehriau.com

CELOTEHRIAU.COM--Diduga dilatarbrlakangi sakit hati, seorang suami inisial MJH (30) nekad menghabisi nyawa Al istrinya, Sabtu (29/6/2019) dinihari sekitar pukul 1.00 WIB. 

Pihak Kepolisian menyatakan, pelaku nekad menghabisi nyawa korban. Karena sang istri menolak membuatkan obat asam lambung yang sudah seminggu di rasakan pelaku. 

Bahkan, korban sempat mengatakan, sangat menyesal telah menikah dengan pelaku. 

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK, saat dikonfirmasi melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Dusun I RT 03 RW 02 Desa Bandar Padang Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (29/6/2019) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Misran mengatakan, setelah membunuh istrinya pelaku nekad mencoba bunuh diri dengan menusukan pisau ke perutnya sendiri hingga terdapat 3 lubang luka tusukan.

''Upaya bunuh diri pelaku berhasil digagalkan masyarakat setempat bersama Satuan Reskrim Polsek Seberida,'' ujar Misran.

Paska kejadian, saat ini pelaku MJH tengah menjalani perawatan insentif di tangan dokter di RSUD Indrasari Rengat.

''Sementara itu istri pelaku inisial Al meninggal dunia di tempat kejadian perkara,'' kata Misran.

Siapa pelakunya terungkap, saat anak korban yang berinisial Am (7 tahun) berlari ke rumah Jamal tetangganya, dan melaporkan kalau ibunya sudah tewas di tangan ayahnya.

''Begitu sampai di tempat kejadian, saksi Jamal melihat korban AL sudah tidak bernyawa lagi sedangkan pelaku MJH masih bernafas. Bersama dengan warga setempat dan personal Reskrim Polsek Seberida langsung membawanya ke RSUD Indrasari Pematang Reba,'' kata Misran. 

Hasil olah TKP, diketahui bahwa korban mengalami luka tusuk pada bagian dada kanan dan diduga mengena jantungnya. Selain itu korban juga mengalami luka di tangan, perut dan paha sehingga korban meninggal dunia di TKP. Sementara itu pelaku mengalami luka tusuk pada perut sebanyak sekitar 3 liang dengan kondisi kritis.

''Saat ini pelaku masih dirawat intensif,'' pungkas Misran.